Teknologi · 23 October 2026, 13:23 WIB
Ringkasan
Korea Selatan mengembangkan robot beroda yang meniru origami, terbuat dari baja karbon tinggi tahan api, untuk menjelajahi Bulan. Kecerdasan buatan dipakai mengoptimalkan desain dan mengajarkan robot cara bergerak di medan berat.
Bayangkan sebuah robot beroda yang meniru bentuk origami mendarat di Bulan. Korea Selatan sedang menyiapkan robot semacam itu untuk menjelajahi permukaan Bulan, termasuk terowongan bawah tanah yang terbentuk dari aktivitas vulkanik purba. Rodanya terbuat dari baja karbon tinggi yang tahan api sehingga bisa menekuk dan melentur lebih mudah dibanding roda konvensional.
Roda yang Bisa Menyusut dan Mengembang
Roda ini sanggup menyusut hingga berdiameter sembilan inci agar muat di dalam wahana pendarat bulan. Setelah mendarat, rodanya bisa mengembang hingga lebih dari dua kali lipat ukuran awalnya. Bahan yang dipakai juga diklaim tahan terhadap perubahan suhu ekstrem di Bulan yang mencapai 500 derajat Fahrenheit atau sekitar 260 derajat Celsius.
Lee Seong-bin bersama timnya menghabiskan tiga tahun untuk mengembangkan robot ini bekerja sama dengan Unmanned Exploration Laboratory, sebuah perusahaan robotika luar angkasa swasta. Mereka terinspirasi dari origami yang bisa berubah bentuk. Roda-roda tersebut terbuat dari beberapa strip fleksibel yang saling terjalin, sehingga struktur tetap ringan tetapi kuat.
Tiga Tahun Penelitian Origami
Menurut Lee Dae-young, profesor madya yang mengawasi proyek ini, pengubah bentuk konvensional biasanya butuh volume, massa, dan kompleksitas yang jauh lebih besar namun tetap kurang bisa diandalkan. Sistem origami bisa menghilangkan kompleksitas tersebut sekaligus tetap mencapai kemampuan untuk mengembang. Roda ini sudah diuji di gua dan lorong lava di Pulau Jeju, Korea Selatan.
AI Dipakai Mengoptimalkan Desain
Robot penjelajah kemudian dikembangkan oleh tim peneliti yang dipimpin Yun Yi-seub, mahasiswa magister di KAIST. Ia memakai kecerdasan buatan untuk mengoptimalkan desain robot dan mengajarkannya cara bergerak lewat uji coba dan kesalahan. Tujuannya membangun kerangka kerja yang bisa mengidentifikasi bentuk robot dan jumlah roda yang paling ideal.
Harapan tim adalah kombinasi robot dan roda origami ini bisa menjelajahi terowongan bawah tanah yang terbentuk oleh aktivitas vulkanik purba di Bulan. Terowongan itu nantinya bisa melindungi koloni manusia dari radiasi kosmik dan suhu ekstrem. Tantangan utamanya adalah akses yang sulit karena lereng curam dan jurang dalam, sehingga robot harus benar-benar adaptif.
Menuju Terowongan Vulkanik di Bulan
Artinya, gagasan sederhana dari seni melipat kertas bisa jadi kunci eksplorasi ruang angkasa yang jauh lebih berat. Kombinasi antara material cerdas dan AI membuat robot tidak hanya kuat, tetapi juga bisa belajar menyesuaikan diri dengan medan yang belum pernah diinjak. Implikasi bagi Indonesia, membaca kemajuan seperti ini seharusnya jadi pembelajaran bahwa riset dasar dan kreativitas lokal layak dikembangkan lebih serius. Kita bisa mulai dari hal kecil, misalnya mendorong sekolah dan kampus lebih bebas bereksperimen dengan robotika dan sains material, daripada sekadar mengikuti tren.
Sumber Berita
Pertanyaan yang Sering Muncul
Apa yang membuat roda robot ini istimewa?
Rodanya terbuat dari baja karbon tinggi tahan api dan terinspirasi origami, sehingga bisa menyusut hingga sembilan inci untuk muat di wahana pendarat, lalu mengembang lebih dari dua kali lipat saat sudah di Bulan.
Di mana roda ini sudah diuji?
Roda ini sudah diuji di gua dan lorong lava di Pulau Jeju, Korea Selatan. Tim juga menguji prototipe lebih kecil di laboratorium dengan kondisi regolit Bulan, suhu ekstrem, dan lumpur.
Apa peran kecerdasan buatan dalam proyek ini?
AI dipakai untuk mengoptimalkan desain robot penjelajah dan mengajarkannya cara bergerak melalui uji coba dan kesalahan, serta mengidentifikasi bentuk robot dan jumlah roda yang paling ideal.
Kalau kamu ingin berita terbaru di topik ini, coba ikuti label terkait di bawah.
Robot Origami Korea Selatan AI Eksplorasi Bulan— Ditulis oleh Chacha —
Labels: Robot, Origami, Korea Selatan, AI, Eksplorasi Bulan
Silahkan berkomentar yang sesuai dengan topik, Mohon Maaf komentar dengan nama komentator dan isi komentar yang berbau P*RN*GRAFI, OB*T, H*CK, J*DI dan komentar yang mengandung link aktif, Tidak akan ditampilkan!