Teknologi · 17 October 2026, 10:53 WIB
Ringkasan
Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung program revitalisasi sekolah dan digitalisasi pembelajaran yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Sebanyak 192 sekolah negeri dan swasta di Kabupaten Bandung memperoleh bantuan revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung program revitalisasi sekolah dan digitalisasi pembelajaran yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Dukungan tersebut disampaikan Bupati Bandung Dadang Supriatna saat menghadiri open house dengan para kepala sekolah dan perwakilan siswa di Kabupaten Bandung.
Dadang Supriatna menilai program revitalisasi sekolah menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan. Menurutnya, Kabupaten Bandung memiliki sekitar 1.600 sekolah, dengan hampir 95 persen di antaranya sudah berusia lebih dari 30 tahun dan membutuhkan perbaikan. Kalau mengandalkan uang APBD, jujur saat ini tidak mampu.
Dukungan Pemkab Bandung untuk Revitalisasi Sekolah
Di tengah keterbatasan anggaran daerah, sebanyak 192 sekolah negeri dan swasta di Kabupaten Bandung memperoleh bantuan revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan total anggaran yang cukup besar. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sarana pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman.
Selain pembenahan sarana pendidikan, Dadang Supriatna menyoroti pentingnya pemenuhan gizi siswa melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, kecukupan gizi menjadi salah satu faktor pendukung dalam menyukseskan program Indonesia Emas 2045. Indonesia Emas 2045 itu tidak bisa dibentuk hanya dalam kata-kata. Bagaimana kita bisa cerdas kalau tanpa asupan makanan yang bergizi.
192 Sekolah Terima Bantuan dari Kemendikdasmen
Terkait digitalisasi pembelajaran, Dadang Supriatna mengingatkan siswa dan guru agar memiliki literasi digital yang baik. Pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar perlu diimbangi dengan kemampuan memilah informasi yang benar. Jangan sampai kita salah menafsirkannya. Sumber-sumbernya tetap harus kita pegang.
Pentingnya Gizi dan Digitalisasi Pembelajaran
Program revitalisasi sekolah yang digagas pemerintah merupakan bagian dari upaya mempersiapkan generasi Indonesia Emas 2045. Dengan sarana pendidikan yang layak dan nyaman, diharapkan siswa dapat belajar dengan lebih baik dan mencapai prestasi yang lebih tinggi. Investasi dalam pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan bangsa.
Digitalisasi pembelajaran juga menjadi fokus utama dalam program ini. Dengan teknologi yang tepat, proses belajar mengajar dapat menjadi lebih efektif dan efisien. Namun, digitalisasi harus diimbangi dengan literasi digital yang baik agar siswa dan guru dapat memanfaatkan teknologi secara maksimal dan bertanggung jawab.
Program Sapa Bedas dan Anti-Bullying
Jadi, revitalisasi sekolah dan digitalisasi pembelajaran adalah langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia. Dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat, sangat diperlukan untuk mewujudkan program ini. Masa depan pendidikan Indonesia bergantung pada komitmen kita bersama untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan proses pembelajaran.
Dadang Supriatna juga mendorong pelaksanaan program Sapa Bedas untuk mempererat hubungan antara siswa, guru, dan kepala sekolah. Kedekatan tersebut diharapkan dapat membangun rasa kekeluargaan sekaligus mencegah terjadinya bullying di lingkungan sekolah. Apabila sudah saling dekat mengenal, maka akan tumbuh rasa kecintaan dan kekeluargaan. Jadi, program revitalisasi sekolah dan digitalisasi pembelajaran ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia.
Sumber Berita
- Pemkab Bandung Dukung Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Pembelajaran (Republika Online)
Pertanyaan yang Sering Muncul
Berapa jumlah sekolah di Kabupaten Bandung yang mendapat bantuan revitalisasi?
Sebanyak 192 sekolah negeri dan swasta di Kabupaten Bandung memperoleh bantuan revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Mengapa revitalisasi sekolah penting untuk Kabupaten Bandung?
Revitalisasi sekolah penting karena dari sekitar 1.600 sekolah di Kabupaten Bandung, hampir 95 persen sudah berusia lebih dari 30 tahun dan membutuhkan perbaikan.
Apa itu program Sapa Bedas?
Program Sapa Bedas adalah program untuk mempererat hubungan antara siswa, guru, dan kepala sekolah, dengan tujuan membangun rasa kekeluargaan dan mencegah terjadinya bullying di lingkungan sekolah.
Kalau kamu ingin berita terbaru di topik ini, coba ikuti label terkait di bawah.
Pendidikan Revitalisasi Sekolah Digitalisasi Kabupaten Bandung— Ditulis oleh Chacha —
Labels: Pendidikan, Revitalisasi Sekolah, Digitalisasi, Kabupaten Bandung
Silahkan berkomentar yang sesuai dengan topik, Mohon Maaf komentar dengan nama komentator dan isi komentar yang berbau P*RN*GRAFI, OB*T, H*CK, J*DI dan komentar yang mengandung link aktif, Tidak akan ditampilkan!