Teknologi · 19 October 2026, 20:52 WIB
Ringkasan
Kementerian Komunikasi dan Digital menangani 5,15 juta konten negatif dalam hampir dua tahun terakhir, dengan lebih dari 4 juta di antaranya terkait judi online.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat telah menangani 5,15 juta konten negatif di ruang digital selama hampir dua tahun masa pemerintahan saat ini, dengan rincian perhitungan sampai dengan pertengahan September. Dari jumlah tersebut, lebih dari 4 juta konten di antaranya terkait judi online. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan penanganan konten negatif itu bertujuan melindungi masyarakat. Ia memastikan Komdigi tetap menjaga masyarakat dari konten negatif, khususnya konten judi yang menimbulkan dampak buruk bagi penggunanya. Pernyataan itu disampaikan saat pembukaan Bali Tech Week 2026, Senin (19/10/2026).
Rekor Penanganan Konten Negatif Dua Tahun
Sepanjang satu tahun kalender terakhir, Komdigi menangani 2.087.109 konten judi online. Rinciannya menunjukkan konten paling banyak berasal dari situs web dan alamat IP, yaitu 1.809.358 konten. Sisanya tersebar melalui layanan berbagi berkas sebanyak 122.366 konten, platform Meta sebanyak 92.322 konten, Google dan YouTube sebanyak 43.475 konten, X sebanyak 16.526 konten, Telegram 1.882 konten, dan TikTok 1.166 konten. Pada hitungan yang diperbarui bulan April tahun ini, Komdigi mencatat menangani 4.198.606 konten negatif, yang terdiri dari 3.292.203 konten perjudian online, 798.181 konten pornografi, dan 41.494 konten penipuan.
Rincian Konten Judi Online per Kanal
Komdigi menyatakan pemblokiran situs saja tidak lagi dianggap cukup untuk memberantas judi online. Dalam kurun dua tahun terakhir, kementerian ini telah menindak sekitar 3,7 juta situs dan konten bermuatan judi online. Meutya menegaskan pemberantasan harus menjangkau transaksi dan aliran dana yang menghidupi ekosistem perjudian. Bersama Otoritas Jasa Keuangan, Komdigi melaporkan sekitar 38 ribu rekening yang diduga terkait aktivitas perjudian online. Dari jumlah itu, sekitar 32.500 rekening telah ditutup setelah melalui proses cleansing, dan pemerintah mendorong penerapan prinsip Know Your Customer agar penyalahgunaan rekening dapat dicegah sejak awal.
SAMAN dan Batas Waktu 4 Jam
Meutya mengatakan jumlah konten yang dihapus tidak bisa menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan pemberantasan judi online. Pemerintah perlu melihat apakah penanganan itu benar-benar dapat mengurangi paparan masyarakat, mempersempit akses, menekan transaksi, dan mencegah kerugian. Dalam pengawasan platform digital, Komdigi juga meningkatkan tanggung jawab penyelenggara melalui Sistem Kepatuhan Moderasi Konten atau SAMAN. Melalui mekanisme itu, platform digital diwajibkan menindaklanjuti konten berisiko tinggi dalam waktu 4 jam dan konten negatif lainnya dalam 24 jam. Pada periode Februari tahun lalu hingga pertengahan September tahun ini, tercatat 358 batch aduan yang mencakup 1.801 URL telah ditangani melalui mekanisme tersebut.
Analisis: Skala Masalah dan Arti Angka 5,15 Juta
Analisisnya, angka 5,15 juta konten negatif itu menunjukkan skala permasalahan yang jauh lebih besar daripada yang tampak di permukaan. Karena konten perjudian dapat berpindah dari satu platform ke platform lain, pemblokiran satu situs atau alamat tidak serta-merta menghentikan aktivitas pelaku. Artinya, keberhasilan penanganan tidak bisa diukur dari jumlah konten yang dihapus, melainkan dari sejauh mana paparan masyarakat benar-benar berkurang dan aliran dana yang menghidupi judi online berhasil diputus. Pada akhirnya, implikasi bagi pengguna internet adalah meningkatnya kewaspadaan, karena konten judi kini menyebar lewat banyak kanal sekaligus, mulai dari situs, aplikasi berbagi berkas, hingga pesan di media sosial dan aplikasi chat.
Sumber Berita
- Komdigi Tangani 5,15 Juta Konten Negatif, 4 Juta Lebih Terkait Judi Online (Kompas.com)
- 5,15 Juta Konten Negatif Diberantas, Masyarakat Bisa Ikut Lapor (detikInet)
Pertanyaan yang Sering Muncul
Berapa banyak konten negatif yang ditangani Komdigi?
Komdigi mencatat menangani 5,15 juta konten negatif selama periode 20 Oktober 2024 hingga 11 September 2026. Dari jumlah itu, lebih dari 4 juta konten di antaranya terkait judi online, sementara sisanya terdiri dari konten pornografi dan penipuan.
Apa itu SAMAN dan bagaimana cara kerjanya?
SAMAN adalah singkatan dari Sistem Kepatuhan Moderasi Konten, kebijakan yang mewajibkan platform digital menindaklanjuti konten berisiko tinggi dalam waktu 4 jam dan konten negatif lainnya dalam 24 jam. Melalui mekanisme ini, Komdigi mencatat 358 batch aduan yang mencakup 1.801 URL ditangani pada Februari 2025 hingga 11 September 2026.
Mengapa pemblokiran situs dianggap tidak cukup memberantas judi online?
Karena konten perjudian dapat berpindah dari satu platform ke platform lain, pemblokiran satu situs atau alamat tidak serta-merta menghentikan aktivitas pelaku. Komdigi memperluas penanganan ke transaksi dan aliran dana, termasuk melaporkan sekitar 38 ribu rekening yang diduga terkait judi online dan menutup sekitar 32.500 rekening setelah proses cleansing.
Kalau kamu ingin berita terbaru di topik ini, coba ikuti label terkait di bawah.
Komdigi Judi Online Konten Negatif Keamanan Siber SAMAN— Ditulis oleh Chacha —
Labels: Komdigi, Judi Online, Konten Negatif, Keamanan Siber, SAMAN
Silahkan berkomentar yang sesuai dengan topik, Mohon Maaf komentar dengan nama komentator dan isi komentar yang berbau P*RN*GRAFI, OB*T, H*CK, J*DI dan komentar yang mengandung link aktif, Tidak akan ditampilkan!